MPM Uniska SP2 BEM Kabinet Mars; Jabatan Usai, LPJ Belum Selesai

Presiden Mahasiswa Uniska MAB 2019-2020, M Padliansyah

Lentera Uniska, Banjarmasin – BEM Uniska MAB periode 2019-2020 mendapat Surat Peringatan (SP) kedua dari Majelis Permusyawaratan Mahasiswa (MPM) setempat.

Peringatan ini tertuang dalam surat bernomor 0019/SEKRETARIATAN/SP/MPM-UNISKA/I/2021 tertanggal 23 Januari 2021.

Merujuk isi surat, alasan MPM mengeluarkan SP kedua ini lantaran BEM Kabinet Mars sampai ini tak kunjung menyelesaikan Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) kepengurusannya.

Pelaksana Tugas (Plt) Ketua MPM Uniska, Wira Surya Wibawa, menyatakan LPJ tersebut harusnya sudah dilaporkan sebelum berakhirnya masa kepengurusan. Yakni pada akhir tahun 2020 lalu.

“Laporan pertanggung jawaban itu seharusnya dilaporkan sebelum berakhirnya masa kepengurusan dan seharusnya masalah ini tidaklah terjadi,” tegasnya, Minggu (24/01).

Menurutnya, keterlambatan LPJ ini lantaran pihak BEM yang saat itu dipimpin oleh Muhammad Padliansyah, tidak sanggup menyelesaikan LPJ sesuai tenggat waktu.

Alhasil, hal ini juga berimbas pada agenda Pemilu Raya dan kepengurusan MPM Uniska periode sebelumnya.

“Kami sudah sangat geram dengan adanya keterlambatan kegiatan ini kenapa berimbas kepada Pemilu Raya Uniska,” geramnya.

Wira menyebut pihaknya sudah melakukan konfirmasi berkali-kali secara personal melalui media sosial. Namun, ia sayangkan, hal itu tak kunjung digubris pihak BEM Uniska Kabinet Mars.

“Januari kami mengeluarkan SP1. Sampai SP2 Presma Uniska tidak pernah merespon saya. Pesan saya tidak pernah dibaca, saya telepon tidak diangkat,” kesal Wira.

Atas hal ini, Wira berencana akan membawa perkara ke sidang istimewa. Bahkan jika LPJ itu tak kunjung selesai, pihaknya mengancam tak akan menerbitkan sertifikat BEM Uniska Kabinet Mars.

“Dan kami tidak akan menganggap kepengurusan BEM Uniska Kabinet Mars sebelumnya,” tuntasnya.

Sementara itu, Presiden Mahasiswa Uniska era Kabinet Mars, M Padliansyah merasa pihaknya sudah merespon baik perihal SP1 yang telah dikeluarkan MPM Uniska pada Januari lalu.

Ia katakan, pihaknya saat itu sudah meminta perpanjangan waktu dalam penentuan tanggal LPJ karena ada kegiatan LDKM (Latihan Dasar Kepemimpinan Mahasiswa).

“Minggu pertama Januari itu dikarenakan ada anggotanya yang saat itu sedang melaksanakan LDKM, jadi kami tidak bisa melanjutkan dan sebetulnya saya sudah jelaskan dengan Wira, cuman ia ngotot untuk mempercepat,” katanya melalui sambungan telepon.

Padli beralasan, saat LDKM terdapat beberapa kendala sehingga membuat laporan mereka terganggu. Meski begitu, mahasiswa Fakultas Teknik ini menyatakan, LPJ tersebut segera dirampungkan.

“Untuk LPJ sekarang hampir selesai. Tinggal kami rampung sebenarnya, karena memang yang sulit itukan ada kendala di keuangan. Dan ada beberapa teman yang lagi pulang kampung juga akibat terdampak banjir, disitulah kesulitan kami,” pungkasnya. (Pll)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.