Digelar Bertahap, 3.192 Warga Uniska Ikuti Vaksinasi Covid-19

Lentera Uniska, Banjarmasin – Program vaksinasi massal Covid-19 terhadap civitas akademik dan mahasiswa Universitas Islam Kalimantan (Uniska) Muhammad Arsyad Al Banjari (MAB), sudah mulai digeber.

Tercatat, sebanyak 3.192 warga kampus terdaftar sebagai penerima vaksin Covid-19 jenis Sinovac.

Namun, kegiatan dilakukan secara bertahap. Vaksinasi yang digelar di kampus Uniska Banjarmasin ini hanya menargetkan sebanyak 500 orang setiap harinya.

Rektor Uniska Abdul Malik berharap program yang menggandeng Polda Kalsel dapat menekan penyebaran Covid-19 di lingkungan kampus. Di samping itu, ini juga selaras dengan rencana persiapan kuliah tatap muka nanti.

“Sebagai langkah persiapan bagi kami dalam menghadapi kuliah tatap muka di tahun 2021 ini, jika jadi diberlakukan oleh pemerintah,” tambahnya, Rabu (07/07).

Sementara ketua pelaksana vaksinasi massal civitas Uniska MAB, Kasman berkata pihaknya menargetkan sasaran penerima vaksin sekitar 4.000 warga kampus.

“Target pendaftar 4 ribu, tapi info dari kemahasiswaan sejumlah 1.500 untuk mahasiswa KKN, karena mahasiswa KKN diwajibkan vaksinasi,” kata Kasman.

Dosen Epidemiologi Fakultas Kesehatan Masyarakat Uniska ini juga mengatakan bahwa pihaknya bersama Polda Kalsel akan menggelar rapat evaluasi pada Kamis (08/07) besok, terkait kegiatan vaksinasi.

Kata Kasman, panitia akan menjadwalkan kembali mahasiswa Uniska yang sudah melakukan registrasi, namun belum terdaftar sebagai penerima vaksin.

“Setelah itu akan dijadwalkan sesuai ketersediaan vaksin, sebab vaksin yang sekarang ini lagi jadi rebutan karena antusiasme masyarakat yang tinggi,” ucapnya.

Mahasiswi Uniska, Ayu Fatmawati merasa terbantu dengan pelaksanaan vaksinasi di lingkungan kampus. Sebab, dia merasa tak perlu harus repot-repot ke fasilitas pelayanan kesehatan untuk mendapatkan vaksin Covid-19.

“Vaksin disini lumayan ketat protokol kesehatannya, membantu juga untuk kita yang belum vaksin tanpa perlu mencari fasilitas kesehatan yang menerima vaksin,” ujar mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi Uniska ini. (Bcu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.