Saling Beri Keyakinan, Dua Paslon Presma Panaskan Kursi Debat

Habibillah Albadari Hadian Firman-Erwin Yunaidi wakilnya paslon 01 dan Muhammad Bintang Fadely Zaini-Dewan Billy Bramesta Putra wakilnya paslon 02

Lentera Uniska, Banjarmasin – Usai kampanye kemarin, agenda Pemilu Raya Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari (Uniska MAB) 2022 lanjut ke debat paslon Presma dan Wapresma di gedung D lantai dua, secara luring dan daring melalui tayangan langsung di YouTube Humas Uniska dan Instagram @kpuuniska, pada Senin (21/2) pagi.

Debat dibagi jadi lima sesi dan diatur oleh moderator. Diisi oleh panelis, M Zainul Wakil Rektor I (WR I), Idzani Muttaqin Wakil Rektor III (WR III), Agus Humaidi Dekan FISIP dan Afif Khalid Dekan Hukum dan mahasiswa sebagai peserta.

Sesi pertama penyampaian visi misi. Habibillah-Erwin paslon 01 menyimpulkan visi misi nya dalam satu kata beraksi (berkolaborasi, aktif dan sinergi). Sementara paslon 02 Bintang-Dewan lebih mengedepankan ormawa yang ada di kampus.

Sesi selanjutnya adalah pertanyaan dari para panelis. Paslon 01 menjelaskan, visi misinya tercipta dari evaluasi beberapa tahun lalu, dan ia berada disini adalah sebagai pembaharuan dari tahun sebelumnya.

“Kami disini bukan sebagai sejarah tetapi sebagai pembaharu,” tegas Erwin.

Sedangkan paslon 02 akan mengadvokasi mahasiswa agar terbuka dan mengadakan seminar serta memperbaiki Uniska di internal dan menjaga nama baiknya di eksternal

“Kami ada 24 jam per 7 hari, kami selalu ada buat mahasiswa,” ucap Bintang saat menjawab pertanyaan panelis.

Untuk membuat visi misi menjadi nyata, paslon 01 mengatakan program kerja yang akan dibawa seperti Pemilihan mahasiswa berprestasi (pilmapres), Program Kreatifitas Mahasiswa (PKM) dan seminar yang berbobot.

Paslon 02 membawakan Uniska Sport and Atlet, seminar nasional dan daerah, pelatihan akademik dan non akademik, kompetisi, pengadian masyarakat seperti tadarus sosial.

Harapan panelis, BEM Uniska ditahun ini bisa memiliki nilai intelektual, prestasi, timbal balik untuk kampus yang berdampak positif ke akreditasi.

Terlepas dari debat, badan pengawas pemilu (bawaslu) mengatakan proses kampanye berjalan dengan lancar dan aman. (Msr/Tns)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.