Tingginya Kasus Pengguna Narkoba, KSR Uniska Gelar SENARKAJA bersama Ditresnarkoba Polda Kalsel

Deddi D Siregar, KBO Ditresnarkoba pemateri seminar narkotika dan kenakalan remaja yang dibuat oleh UKM KSR Uniska.

Lentera Uniska, Banjarmasin – Tingginya angka penyalahgunaan narkoba dikalangan remaja, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Korps Sukarela (KSR) Palang Merah Indonesia (PMI) Unit Universitas Islam Kalimantan (Uniska) Muhammad Arsyad Al Banjar (MAB) buat Seminar Narkotika dan Kenakalan Remaja (SENARKAJA) yang bertempat di gedung seminar hukum pada Sabtu (13/8).

Seminar ini merupakan salah satu rangkaian dari Lomba Tangkas dan Kreativitas Palang Merah Remaja (TATASPRAJA) VIII KSR Unit Uniska.

Dipimpin langsung oleh Deddi D Siregar, KBO Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Selatan (Kalsel).

Para peserta diajak berdiskusi secara langsung mengenai bahaya narkotika hingga maraknya kasus kenakalan remaja.

Kenakalan remaja merupakan segala perbuatan melanggar aturan dalam masyarakat yang dilakukan remaja. Salah satu kenakalan remaja yang sering ditemui yaitu penyalahgunaan narkoba.

Deddi memaparkan beberapa faktor yang dapat menyebabkan penyalahgunaan narkoba seperti keinginan untuk mencoba, ingin tampil beda, kurang percaya diri, akhirnya menjadi adiksi.

Selain itu, pengaruh lingkungan hingga pergaulan yang salah juga menjadi faktor penyebabnya dan dampaknya pun sangat beragam seperti menurunnya kesehatan fisik, psikis dan sosial.

“Apabila ini tidak sejak dini diselamtkan maka nanti remaja remaja itu tidak berguna lagi dan akan mencederai negara kita,” jelasnya.

Menurut Deddi, ada beberapa cara untuk mencegahnya, yaitu dengan meningkatkan keimanan, memilih pergaulan yang baik dan terampil menolak tawaran narkoba.

Materi tersebut rupanya disambut baik oleh peserta. Seperti kata Glaudya, seminar ini membantu dalam penyelamatan generasi muda.

“Dari seminar ini kita dapat pelajaran yang mencakup penyalahgunaan narkoba, seperti banyaknya penyakit penyakit yang kita dapat, serta kerugiannya,” ungkapnya.

Seminar ini diisi oleh kalangan mahasiswa, Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) se-Kalimantan yang tergabung dalam Palang Merah Remaja (PMR). (Sle/Tns)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.