Page 46 - Majalah 9 LPM Lentera
P. 46
KESEHATAN
12.Perubahan pada gairah atau
dorongan seksual. 1.“Selalu ada orang di luar sana yang
menjadi penyebab mental 13.Marah berlebihan dan rentan lebih menderita daripada kamu”
melakukan kekerasan.
illness. 2.“Yah, apa boleh buat. Hidup
14.Kerap merasa tak berdaya atau
“Belum ada literasi yang me- memang tidak adil,”
putus asa.
maparkan dengan pasti 15.Berpikir untuk bunuh diri. 3.“Lihatlah sisi baiknya, setidaknya
penyebabnya. Namun, beber- Bagaimana memperbaiki kamu masih diberikan tubuh sehat.”
Lentera! apa peneliti menyimpulkan kondisi tersebut? 4.“Ah.. itu cuma perasaanmu saja.”
satu dari empat orang pada bahwa pola asuh yang salah Hal pertama adalah, 5.“Tidak ada yang perlu dikhawatir-
orang ndewasa, Sekitar seten- 40% menyebabkan gangguan jangan abaikan pesan emo- kan, semua akan baik-baik saja.”
gahnya dimulai pada remaja kesehatan mental.” jelas Ridha
sional yang memberi tahu 6.“Sama dong, aku dulu juga pernah
di bawah usia 14 tahun. Ini Hayati.
kamu bahwa ada sesuatu depresi gara-gara … …
merupakan usia rawan mun- Gejala umum pada seseo-
yang salah dan berharap 7.“Ah masa sih kamu depresi? Kamu
culnya gangguan mental rang yang mengalami
pesan itu akan hilang atau terlihat baik-baik saja/happy terus,
yang kerap terjadi. WHO juga mental illness
membaik dengan sendirinya. kok!”
menyebutkan sekitar 450 juta Sebelum seseorang
Akui apa yang kamu rasakan, 8.“Bilang aja ya, kalo butuh bantuan.”
orang saat ini menderita semakin parah yang menga-
terutama saat sedang tidak 9.“Sering-seringlah keluar rumah!”
gangguan mental, dan hampir kibatnya mengkonsumsi nar-
enak badan. Memiliki kesada- atau “Senyum, kek, sesekali.”
1 juta orang melakukan bunuh koba, menyakiti diri sendiri dan
ran emosional dapat mem- 10.“Katanya, olahraga atau diet ini-itu
diri tiap tahun. bahkan melakukan bunuh diri.
bekali dirimu untuk mengelola bisa nyembuhin depresi. Udah
Di Indonesia sendiri, dari Ada baiknya kita mengetahui
dan meningkatkan kebersihan pernah coba?”
hasil Riset Kesehatan Dasar gejala orang yang mengalami
mental dengan benar. Kalimat diatas mungkin dituju-
(Riskesdas) 2013 dan data mental illness, berikut gejala
Setelah menyadari kan untuk menyemangati. Tapi
rutin dari Pusdatin gejala-ge- umumnya.
kondisi emosi diri kamu, kamu ingat! kita tidak merasakan
jala depresi dan kecemasan 1.Sering merasa sedih. apa yang mereka rasakan yaa
2.Kehilangan kemampuan untuk dapat mengekspresikannya
sebesar 6% untuk usia 15 tahun sobat Lentera, jadi hati-hati
berkonsentrasi. dengan cara yang sehat. Ber-
ke atas atau sekitar 14 juta
3.Ketakutan atau kekhawatiran yang bicara dengan orang lain, saat berbicara dengan orang
orang. Sedangkan prevalensi berlebihan atau perasaan bersalah
menuliskan perasaanmu, be- yang mengalami mental
gangguan jiwa berat, seperti yang menghantui.
lajar berpikir positif, jauhi nar- illness. Semoga bermanfaat.
4.Perubahan mood atau suasana
skizofrenia, adalah 1,7 % per (Gpe)
hati yang drastis. koba/alkohol, bergabungan
1.000 penduduk atau
5.Tampak menarik diri dari teman dengan grup penderita yang
sekitar 400.000 dan lingkungan sosial. sama, jaga pola makan dan
orang. 6.Kelelahan yang signifikan, energi
tidur, aktifkan anggota tubuh
menurun, atau mengalami masalah
atau bahkan menangis bisa
tidur.
7.Ketidakmampuan untuk mengata- menjadi cara yang konstruktif
si stres atau masalah sehari-hari. dan membantu untuk
8.Paranoid serta delusi dan halusi-
mengekspresikan emosi
nasi.
kamu. Jika kecemasanmu
9.Tidak mampu memahami situasi
dan orang-orang. semakin berlebihan, sebaikn-
10.Kebiasaan merokok dan mengon- ya kamu meminta bantuan
sumsi alkohol secara berlebihan kepada ahlinya.
atau menggunakan narkoba.
Selain itu, jangan
11.Perubahan besar dalam kebiasaan
katakan kalimat berikut ini
makan.
kepada penderita ya sobat
Lentera Uniska 2022 | PAGE 44

