Usai Penyesuaian Jadwal, KPU Uniska Tetapkan Timeline Pemira 2025/2026

LENTERAUNISKA.ID,BANJARMASIN— Menindaklanjuti penyesuaian jadwal tahapan Pemilihan Raya Mahasiswa (Pemira) 2025 yang sebelumnya disoroti Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Uniska, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Uniska menetapkan timeline terbaru pelaksanaan Pemira 2025/2026.

Berdasarkan timeline Pemira 2025, tahapan sosialisasi telah dilaksanakan pada 28 November, kemudian dilanjutkan dengan tahapan tes dan wawancara pada 20 Desember. Sementara itu, masa kampanye telah berlangsung pada 21–25 Desember.

Adapun debat atau panggung orasi yang semula dijadwalkan pada 27 Desember mengalami penyesuaian dan dilaksanakan pada 3 Januari 2026. Sementara sidang pleno dan penetapan yang sebelumnya direncanakan pada 30 Desember disesuaikan menjadi 5 Januari 2026 mendatang.

Timeline Pemira 2025-2026

Pelaksanaan Pemira tahun ini memiliki sejumlah perbedaan dibandingkan tahun sebelumnya. Salah satunya adalah pelaksanaan panggung orasi yang dilakukan secara indoor, bertempat di Gedung Fakultas Ekonomi, Aula Lantai 5, dan dimulai pada pukul 09.00 WITA.

“Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, kita melaksanakan panggung panggung orasi di malam hari, di tahun ini kira melaksanakan panggung orasi dari pagi hingga siang hari,” Ujar Adrian Maulana.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, pasangan calon Presiden Mahasiswa dan Wakil Presiden Mahasiswa akan memaparkan desain program kerja serta visi dan misi. Kegiatan ini juga dilengkapi dengan sesi tanya jawab antara para finalis dan mahasiswa Uniska.

Seluruh timeline telah ditetapkan oleh KPU, dengan sistem pemilihan tahun ini menetapkan pasangan calon melalui mekanisme aklamasi sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Adrian Maulana, menyampaikan harapannya agar seluruh tahapan Pemira ke depan dapat berjalan dengan lancar hingga proses penetapan dan pelantikan.

“Harapan untuk proses kedepannya yg pasti setelah panggung orasi ini ke penetapan sampai pelantikan bisa berjalan lancar. Dan ulun berharap untuk pemira selanjutnya oleh kpu yg akan dtang bisa lebih gencar melakukan sosialisasi dan pengkaderan ke setiap ormawa supaya demokrasi ormawa di uniska bisa hidup,” Tutup Adrian Maulana.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *